Siapakah Omar Suleiman?

Diposting oleh Ahmad Dzakirin On 10.34


*Ahmad Dzakirin
Setelah diguncang dengan aksi demo besar-besaran, 29 Januari, Hosni Mubarak mendepak kabinet dan mengangkat kepala intelejen, Omar Suleiman orang dalamnya menjadi Wapres. Mubarak masih hendak memainkan kartu politiknya yang tersisa. Berupaya keras meredam kemarahan massa namun tetap berharap memegang kendali kekuasaannya. Berdasarkan pasal 82, konstitusi Mesir, posisi Wapres yang disandang Suleiman sekarang menjadikan dirinya presiden de facto Mesir.  

Namun rakyat Mesir melihatnya berbeda. Sosok Suleiman tidak lebih dari Mubarak jilid II yang kontroversial, kotor dan tangannya bersimbah darah. Sosok Mubarak dan Suleiman dalam politik Mesir adalah kelindan kepentingan antara seorang Presiden yang korup dan kepala intelejen bengis namun menjadi anak kesayangan AS di Mesir.  Mubarak membutuhkan Suleiman sebagai pelobi instan Langley dan Washington dan sebaliknya, Mubarak memberi jalan bagi karir politiknya. Jika tidak ada rintangan, posisi Suleiman ini akan mengantarkannya sebagai pengganti Mubarak. 

Suleiman memulai karirnya di militer sejak umur 19 tahun. Dia juga menyelesaikan  pendidikan SI di  Universitas Ains Syam dan S2-nya political scince di Universitas Kairo. Suleiman memulai karir di dunia intelejen sejak 1986, menjabat berturut-turut sebagai deputi kepala intelejen militer, direktur, 1991 dan akhirnya kepala Mukhabarat (intelejen) Mesir yang sangat ditakuti karena kebengisannya, 1993.

Sebelumnya, Suleiman lebih banyak berperan sebagai man of shadow yang berpengaruh di kawasan Timur Tengah. Karena ‘reputasi’nya itu, Dailly Telegraph menabalkannya sebagai salah satu kepala intelejen terkuat di dunia, satu level diatas Meir Dagan, kepala Mossad. Namun sejak namanya digadang-gadang mengisi posisi Wapres yang kosong selama 30 tahun, dia mulai menyukai tampil di depan publik. 

Reputasi Suleiman didunia intelejen tidak terlepas dari karakternya ambisius. Dia dikenal sangat dekat dengan Amerika dan sangat disukai Israel karena sikapnya yang anti Islamisme dan sangat membenci Iran. Dia berada dibalik upaya pembinasaan Hamas. Dia sendiri memerintahkan penghancuran terowongan-terowongan yang menjadi jalur suplai bahan makanan dan senjata bagi kelompok Hamas yang diembargo Israel. 

CIA Man

Suleiman sejak lama menjadi asset utama CIA di Mesir. Di era 90-an, Suleiman bekerjasama dengan pemerintahan Clinton menyusun dan menjalankan program rendisi. Rendisi adalah program penculikan berikut pemindahan para tersangka teroris ke negara  ketiga untuk kepentingan interogasi (baca: penyiksaan) dan pengadilan. Omar Suleiman bernegosiasi dan menjalankan langsung program rendisi tersebut. 

Namun dibawah kendali Bush, program rendisi menjadi semakin liar. Rendisi tidak lagi untuk kepentingan pengadilan namun lebih untuk kepentingan interogasi dan kegiatan intelejen. Negara-negara ketiga berubah menjadi penjara-penjara rahasia dan sarang penyiksaan. Mesir kembali menjadi tempat tujuan pemindahan dan Suleiman menjadi actor utamanya. 

Dalam salah satu kesaksian yang diungkap Mamdouh Habib, korban salah culik warga Australia keturunan Mesir menyatakan bahwa Suleiman melakukan penyiksaan langsung terhadap dirinya.  Dia ditangkap di atas bus oleh aparat keamanan Pakistan dan dikirim ke Mesir dibawah pengawasan CIA. Selama dalam penjara, dia mengaku dipukuli, ditenggelamkan dan disetrum beberapa kali.  Dalam salah satu kesempatan, dia dipukul sangat keras sekali sehingga kain penutup mukannya tersingkap. Sejak itu, dia mengenali bahwa penyiksannya adalah sang Wapres. Dia juga menyaksikan sendiri jika pengganti Mubarak ini menyuruh orangnya membunuh tahanan  yang tengah sekarat itu dengan tendangan yang mematikan. Sejak kasus tersebut diungkap Washington Post, Habib kemudian dibebaskan dari tuduhan dan dikembalikan Autralia. 

Suleiman juga terlibat langsung dalam penyiksaan Ibn Syeikh Libbyi yang diduga menjadi pelatih di kamp Khaldan, Afghanistan. Setelah ditangkap di Pakistan, dia dikirim ke Mesir untuk dikorek informasinya. Interogasi tersebut membuahkan ‘pengakuan’ yang mengejutkan -pengakuan yang sejak lama diinginkan Bush- yakni Saddam Hussein bekerjasama dengan Al Qaida untuk melakukan aksi terorisme dan dua agennya mendapatkan pelatihan penggunaan senjata kimia. Kesaksian bohong al Libi ini yang dijadikan bukti didepan PBB dan dalih Bush menyerang Irak.
Dalam testimoninya, mantan kepala CIA, John Tenet mengakui bahwa kesaksian bohong Libi sangat terkait dengan upayanya menghindari penyiksaan di Mesir. Dan sejak itu, kabar tentang libi hilang. Dia secara diam-diam dipindahkan Suleimanke  Libya dan di 2009, dia dinyatakan tewas karena bunuh diri. Menurut pakar al Qaeda, Eva Kohlmann, kematian Libi berbarengan dengan kunjungan resmi pertama Suleiman ke Libya.  “Sejak pengakuan palsu Libi tersebut, rejim Mesir merasa dipermalukan dan pemerintahan Bush menerima kecaman luas dunia internasional. Tampaknya,Suleiman hendak membuat perhitungan dengan Libi. Sesaat pesawatnya meninggalkan Tripoli, Libi bunuh diri,” urainya. 


Ditengah hiruk pikuk keinginan rakyat Mesir untuk membawa kebebasan dan demokrasi ke negeri mereka, maka satu hal yang pasti, adalah kebebasan dan demokrasi itu tidak dapat melibatkan para elit politik yang tangannya bersimbah darah dan masa memiliki masa lalu yang kotor. Untuk itu, setidak-tidaknya mensyaratkan dua hal: pertama tersingkirnya Mubarak dan kedua, mundurnya Omar Suleiman. Orang yang memberi pilihan konyol kepada rakyat Mesir, “Berhenti berdemo atau kudeta militer.” Pilihan sosok dan pemikiran yang tidak kompatibel dengan demokrasi….:)

0 Komentar

Posting Komentar

Silahkan mengisi komentar dan masukan yang konstruktif dibawah ini:

Inspiring Quote of The Day: Toleransi (al Samahah) secara terminologi adalah kemurahan hati, memberi tanpa balas. Dengan kata lain toleransi berarti keramahan dan kelemahlembutan dalam segala hal dan interaksi tanpa mengharap imbalan ataupun balas jasa. Toleransi merupakan karakter dasar Islam dan telah menjadi sifat praktis-realis umat di sepanjang sejarahnya yang agung" (Muhammad Imarah)

TITLE--HERE-HERE

Recent Post

Archive

Song of The Day


Mahir Zain - Sepanjang Hidup Mp3
Mp3-Codes.com

Arsip Blog

Penikmat Blog Ini

Komentar Anda:


ShoutMix chat widget